Kalau
sudah mendengar mobil matik, kebanyakan orang akan berfikir dua kali untuk
membelinya. Alasannya
beragam mulai dari perawatan yang mahal hingga rumit. Apalagi, umur mobilnya
sudah terbilang lawas, gejala kerusakan ringan mulai bermunculan. Ternyata,
tidak semua seperti itu, asalkan rajin melakukan perawatan dan servis berkala.
Menurut
Adi Supriadi yang seorang pemilik bengkel di daerah Jakarta Timur, merawat
mobil matik tidaklah rumit dan mahal. Paling penting adalah selalu melakukan
pengecekan semua pelumas. “Sebenarnya tidak susah dan mahal merawat mobil matik. Intinya hanya pada oli
transmisi matiknya saja. Asal sering dirawat sudah aman,” hal ini di katakan oleh Adi.
Penggantian oli matik, lanjut Adi, menurut ketentuan adalah setiap 40.000 km, kemudian diikuti pula dengan pengecekan bagian lain, seperti tidak adanya kebocoran pada oli transmisi matik. Hal ini karena jika bocor, oli akan berkurang dan itu bisa menyebabkan kerusakan pada transmisi matiknya. “Tapi, saran saya dengan kondisi jalanan Jakarta yang macet dan panas, bagusnya penggantian oli matik setiap 15.000 atau 20.000 km, itu akan lebih bagus lagi,” katanya lagi.
Penggantian oli matik, lanjut Adi, menurut ketentuan adalah setiap 40.000 km, kemudian diikuti pula dengan pengecekan bagian lain, seperti tidak adanya kebocoran pada oli transmisi matik. Hal ini karena jika bocor, oli akan berkurang dan itu bisa menyebabkan kerusakan pada transmisi matiknya. “Tapi, saran saya dengan kondisi jalanan Jakarta yang macet dan panas, bagusnya penggantian oli matik setiap 15.000 atau 20.000 km, itu akan lebih bagus lagi,” katanya lagi.
Ia pun
juga menambahkan jika kerusakan transmisi matik pada setiap mobil berbeda-beda,
ada yang baru lima tahun sudah mulai terjadi kerusakan ringan, ada juga sudah
10 tahun lebih baru mengalami kerusakan. “Biasanya mobil Jepang lebih riskan ketimbang Eropa. Perbedaannya dari kualitas
komponen yang digunakannya. Tapi, untuk meminimalisir bisa dilakukan dengan
cara perawatan pada oli transmisi matiknya saja, yang lainnya hanya sekedar di
cek juga tidak menjadi masalah,” pungkasnya.
Tentunya
dengan memahami cara perawatan yang benar, kendaraan matik tak harus menjadi
pilihan kedua bukan? Apalagi dengan adanya teknologi canggih, perawatan atau
pemeliharaan berbagai komponen kendaraan matik bisa dengan mudah dilakukan. Jika
Anda masih ragu mengenai informasi soal kendaraan matik, ada baiknya Anda
mengunjungi dealer Toyota terdekat untuk mencari tahu informasi lebih lanjut.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar