Menyajikan ragam berita terbaru dan informasi penting dunia otomotif

Selalu Periksa Sistem Grounding Mobil Supaya Tetap Menghasilkan Performa Maksimal


Sistem grounding bisa dibilang bagian yang paling sering diabaikan, meskipun agar bisa untuk mendapatkan kinerja listrik yang maksimal, sistem grounding merupakan hal yang cukup penting. Grounding sendiri merupakan sistem listrik yang menghubungkan kabel arus negatif ke chassis sebagai arus balik. Hasilnya, sistem grounding ini pun mempengaruhi kinerja seluruh perangkat elektronik pada kendaraan.

Tak hanya itu, berbagai kinerja mesin pun ikut berpengaruh mulai dari pengapian hingga kinerja mesin yang memiliki komponen ECU. Sistem grounding yang buruk dapat menyebabkan beberapa masalah umum. Bahkan sering kali permasalahan ini dilihat dari sudut pandang rumit atau dengan mengganti komponen-komponen. Padahal cukup dengan melakukan perawatan pada sistem grounding, kinerja kendaraan pun dapat kembali seperti semula.

Nah, berikut ini beberapa masalah yang sering muncul pada sistem grounding mobil Anda :

Mesin sulit dinyalakan

Pernahkah Anda mengalami lampu yang redup? tentu Anda akan langsung mengganti lampu tersebut atau bahkan mengisi ulang aki Anda. Padahal hal itu belum tentu bersumber dari kompnen tersebut, sistem grounding yang buruk menyebabkan kinerja listrik menurun dan berdampak pada lampu yang ikut meredup.

Lampu indikator mobil menyala

Sistem grounding yang buruk dapat menyebabkan aliran listrik yang tak stabil. Hal ini mempengaruhi sendor pada kendaraan sehingga mengacaukan lampu indikator.

Aki mobil jadi boros

Tentunya aliran listrik yang kurang baik memaksa agar penggunaan daya pada aki menjadi berlebih, sehingga aki pun menjadi boros.

Untuk mengatasi hal tersebut pastikan keadaan konektor kabel grounding tetap terjaga. Kerosi yang terjadi karena oksida dapat menurunkan kinerja sistem grounding. Apalagi jika kendaraan sering terkena kotoran atau jaran dibersihkan. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar