Mobil yang berumur tua atau yang sudah menempuh jarak
tinggi biasanya lebih rentan mengalami kerusakan. Beberapa jenis kerusakan memang tidak membutuhkan uang yang cukup banyak. Namun, keteledoran atau lalai dalam merawat mobil secara
berkala dapat mengakibatkan kerusakan mobil dengan biaya perbaikan yang memaksa
Anda merogoh kocek lebih dalam. Berikut ini adalah dua jenis perbaikan mobil lain dengan
biaya termahal.
Head Gasket
Head gasket, atau paking, sangat penting untuk menjaga
mesin berfungsi normal. Head gasket merekatkan silinder mesin dan mencegah
terjadinya kebocoran oli atau air pendingin. Head gasket yang rusak biasanya terjadinya karena
pemasangan yang tidak tepat, perawatan yang minim, atau kerusakan dari pabrik. Jika head gasket rusak, akan terjadi kekacauan pada mesin
mobil, antara lain radiator bocor, mesin kepanasan, keluar asap putih dari
knalpot, dan oli berubah warna.
Jika head gasket Anda rusak, biaya penggantiannya sendiri tidak terlalu mahal. Akan tetapi, yang menjadi mahal adalah kerusakan yang disebabkannya. Anda bisa mengeluarkan jutaan hingga belasan juta untuk memperbaiki kerusakan yang ditimbulkan akibat head gasket rusak.
Kompresor AC
Kompresor AC berfungsi untuk mendinginkan udara yang ada
di dalam mobil. Kompresor ini akan memisahkan udara bertekanan rendah dan
tinggi sehingga freon dapat bekerja untuk mendinginkan udara. Kompresor dapat rusak jika ada salah satu komponennya
yang tidak bekerja normal, seperti katup. Dengan begitu, kompresor pun tidak akan bekerja maksimal.
Sebuah kompresor baru bisa berharga Rp 2 juta hingga Rp 6 juta, tergantung dari jenis kerusakan dan tipe mobil Anda. Jika perlu penambahan freon, biaya yang dikeluarkan juga akan bertambah. Ini merupakan jenis perawatan yang tidak dapat dihindari oleh setiap pemilik mobil.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar