Keamanan dan kenyamanan
menjadi hal utama ketika berkendara. Terlebih lagi jika bepergian dengan buah
hati yang masih berusia dini. Sebuah program edukasi nasional dari Toyota dan
Cinncinnati Children yang bernama Buckle Up for Life memaparkan lima hal yang
harus diketahui oleh para pengendara mobil tentang penggunaan car seats. Penggunaan car sear
merupakan salah satu cara untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan saat
berkendara yang cukup popular di tengah masyarakat kita.
Dalam kampanye Children
Passenger Safety Week yang berlangsung pada 13 sampai 19 September 2015, Buckle
Up for Life menyampaikan bahwa faktanya car seats terbuat dari bahan plastik
yang dapat mengalami degradasi sehingga sangat penting bagi pemilik mobil untuk
mengecek tanggal kadaluwarsa kursi. Banyak yang beranggapan
bahwa anak telah diperbolehkan duduk di bangku depan saat mereka mulai beranjak
dewasa.
Namun faktanya anak dibawah usia 13 tahun lebih aman jika duduk di
belakang bangku mobil.
Selain itu, anak yang
memiliki tinggi di bawah 144 cm sebaiknya menggunakan seat bealt tidak terlalu
ketat. Hal ini ditujukan supaya mereka masih bisa bergerak dengan leluasa. Menurut American Academy
of Pediatricts, anak-anak seharusnya duduk dengan menghadap kebelakang atau
Rear Facing hingga berusia dua tahun, atau saat batas tinggi dan berat badan
sesuai dengan bangku mobil.
Pada dasarnya bangku
mobil yang dijual harus disetujui dan sesuai dengan standar performa yang
dikeluarkan oleh National Highway Traffic Safety Administration. Beberapa
bangku mungkin lebih mahal, namun tak menjadi masalah demi keselamatan saat
berkendara. Nah bagaimana dengan car
seta yang Anda miliki? Mari memberi perhatian lebih banyak kepada bagian-bagian
mobil kita yang berhubungan dengan keamanan atau safety. Dengan melakukan hal
tersebut, Nada akan bisa meminimalisir kejadian yang tidak diinginkan seperti
kecelakaan yang bisa saja membahayakan Anda ataupun orang-orang yang Anda
sayangi.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar