Mungkin Anda sudah sering mendengar istilah turbocharger
untuk mobil Toyota dengan mesin diesel. Meski sebenarnya turbocharger dapat di aplikasikan tidak
hanya di mesin diesel saja, tetapi kenapa sampai saat ini turbocharger banyak
digunakan hanya di Mesin diesel saja?? Nah, apa dan bagai mana serta cara kerja turbocharger
ini?
Turbo Charger sebenarnya tidak jauh berbeda dengan sebuah
kompresor pada umumnya yang merupakan alat mekanik yang berfungsi meningkatkan
tekanan fluida mampu mampat. Jika dalam pelajaran mekanikan fluida dan rekayasa
mekanika teknik mesin alat ini secara prinsip kerja sama dengan pompa untuk
merubah tekanan agar fluida dapat berpindah dari tekanan tinggi ke tekanan
rendah. Akan tetapi perbedaannya pada fluida yang di
pindahkan berbeda, untuk pompa mengalirkan fluida berupa cairan sedangkan
kompresor untuk memindahkan fluida berupa gas.
Nah, turbocharger ini memiliki cara kerja dimulai dari
gas buang dari mesin yang mengalir menuju ke pembuangan (muffler) dan dialihkan
menuju sebuah turbin dengan tujuan untuk memutar sudu / baling - baling
turbin yang di hubungkan dengan shaft / poros kompresor. Kompresor berfungsi menghisap udara dari luar dan
meningkatkan tekanan udara kemudian di alirkan menuju intake manifold sehingga
udara dalam ruang pembakaran menjadi bertekanan tinggi sehingga kadar udara
yang masuki dalam ruang silinder menjadi lebih besar dan daya meningkat.
Seringkali mesin bekerja melebihi kapasitas sehingga kemungkinan terjadi
kelebihan kompresi udara oleh karena itu turbocharger di lengkapi dengan
pengatur level udara yang masuk. Jadi pada intinya Turbocharger adalah sebuah instrumen untuk memaksa udara
masuk lebih banyak kedalam ruang bakar sehingga daya yang dihasilkan menjadi
lebih besar, lebih jelasnya lihat gambar.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar